Gejala Ginjal Bocor

Penyakit ginjal bocor umumnya paling sering melanda pada mereka yang masih berusia anak-anak atau balita yang baru lahir yang dikarenakan adanya kelaninan yang dibawa sejak lahir.  Gejala ginjal bocor ini sebagian besar kasus terjadi pada anak ketika usia 3-4 tahun. Sebagian besar anak-anak ini menderita bentuk sindrom nefrotik yang disebut minimal change disease, penyakit dengan perubahan minimal.

Penyakit ginjal bocor (sydrome nefrotik) berkaitan dengan kerja organ ginjal dalam hal ini saringan ginjal, bukan terdapat lubang pada ginjal sebagai penyebab kebocoran. Kebocoran disini diistilahkan dengan keluarnya protein (albumin) dari dalam tubuh melalui air kencing (urine).

Gejala utama sindrom nefrotik atau ginjal bocor ini ada empat yaitu keluarnya protein melalui urin, kekurangan kadar albumin, tubuh bengkak, dan meningkatnya kadar kolesterol.

Dalam keadaan normal, ginjal bekerja sebagai penyaring, sehingga protein tidak bisa keluar dari tubuh. Jika tubuh banyak mengeluarkan protein, otomatis kadar protein dalam tubuh pun menurun.

Sifat albumin adalah menahan agar cairan tidak keluar dari pembuluh darah. Ketika tubuh kekurangan albumin, cairan mudah merembes keluar dari pembuluh darah, menyebabkan tubuh membengkak. Jika sudah demikian, tubuh akan melakukan penyesuaian karena kekurangan albumin. Salah satunya dengan memecah lemak dari seluruh tubuh, sehingga membuat kadar kolesterol naik.


=====================================

>>> Xamthone Plus Membantu Pengobatan Penyakit Ginjal, Lihat Testimoni Disini!
=====================================


This entry was posted in Ginjal Bocor and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>